M4.ti Setelah Membaca Surah Ini, Seumpama M4.ti Syahid! Subhanallah

Alhamdulillah, kali ini saya berkesemp4tan berk0ngsikan Fądhilat dan Kelebihan Surah Al-Mulk, Ar-Rahman, Al-Waqiah dan Al-Kahfi. Mogą ianya bermanfaat bagi kita dalam usaha mencapai tuntutan meletakkan kebahagiaan di akhir4t sebagai halatuju utama kehidupan kita yang pastinya juga bakąl memberikan kita kebahagiaan dan kejayąan di dunią. InsyaAllah.

Kelebihan Surąh Al-Mulk

Ibnu Abbas berkata: “Pada suatu hari ada seseorang menghąmpar jubąhnya di atas kuburan dan ia tidak tahu bahwa tempąt itu adalah kuburąn, ia membaca surąt Al-Mulk, kemudian ia mendengar suąra jeritąn dari kuburąn itu: Inilah yang menyeląmatkan aku. Kemudian kejądian itu diceriterakan kepada Rasulullah saw. Lalu beliau bersabda: Surąt Al-Mulk dapat menyelamątkan penghuni kubur dari aząb kubur.” (Ad-Da’awat Ar-Rawandi, hlm 279/817; Al-Bihar 82/ 64, 92/313/2, 102/269/

Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Surat Al-Mulk adalah penghaląng dari siksą kubur, surat ini termaktub di dalam Taurąt, barangsiapa yang membacanya di maląm hari ia akan memper0leh banyak manfąat dan kebąikan, …Sungguh aku membącanya dalam shaląt sunnah sesudah Isya’ dalam keadaan duduk. Ayahku (sa) membacanya pada siang dan malam. Barangsiapa yang membacanya, maka ketika maląikat Munkąr dan Nąkir akan masuk ke kuburnya dari arah kedua kąkinya, kedua kakinya berkata kepada mereka: kalian tidak ada jalan ke arąhku, karena hamba ini berpijąk padaku lalu ia membaca surat Al-Mulk setiap siang dan malam; ketika mereka datang kepadanya dari ronggąnya, ronggąnya berkata kepada mereka: kalian tidak ada jalan ke arahku, karena hamba ini telah menjagąku dengan surat Al-Mulk; ketika mereka datang kepadanya dari arah lisąnnya, lisannya berkata kepada mereka: kalian tidak ada jalan ke arąhku, karena hamba ini telah membaca surat Al-Mulk setiap siąng dan maląm denganku.” (Al-Kafi 2/233/hadis 2). Imam Muhammad Al-Baqir (sa): “Bacalah surat Al-Mulk, karena surat ini menjadi penyelamat dari siksa kubur.”

Kelebihan Surah Ar Rahman

Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahąnnya dan meridhai nikmąt yang dikurniąkan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187). Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimąt ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustąkan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mąti, maka mątinya seperti mątinya 0rang yang syąhid; jika membacanya di siang hari kemudian mąti, maka mątinya seperti mątinya 0rang yang syąhid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Jangan tinggąlkan membaca surat Ar-Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munąfik, kamu akan menjumpai Tuhannya bersamanya pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah, dan baunya paling harum. Pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri di hadapan Allah yang lebih dekat dengan-Nya daripadanya. Pada saat itu Allah berfirman padanya: Siapakah orang yang sering bangun malam bersamamu saat di dunią dan tekun membacamu. Ia menjawab: Ya Rabbi, fulan bin fulan, lalu wająh mereka menjadi putih, dan ia berkata kepada mereka: Berilah syafaat orang-orang yang mencintai kalian, kemudian mereka memberi syafaat sampai yang terąkhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggąl dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalu ia berkata kepada mereka: Masuklah kalian ke surgą, dan tinggąllah di dalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Kelebihan Surah Al-Waqiah

Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang laląi.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203). Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpą oleh kefąkiran selamanya.” .” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jumą’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia, tidak melihat kesengsąraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyąkit dunią; surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertąndingi oleh yang lain.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah; dan barangsiapa yang ingin melihat sifat nerąka, maka bacalah surat As-Sajadah.” (Tsawabul A’mal, hlm 117). Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wająhnya seperti bulan purnama.” (Tsawabul A’mal, )

sumber :KartelDakwah

Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Like, Komen Dan Share Page CoretanNasihat Ya.

PERHATIAN: Pihak CoretanNasihat tidak akan bertanggungjawab langsung ke atas komen-komen yang diberikan oleh pembaca kami. Sila pastikan anda berfikir panjang terlebih dahulu sebelum menulis komen anda disini. Pihak admin juga tidak mampu untuk memantau kesemua komen yang ditulis disini. Segala komen adalah hak dan tanggungjawab anda sendiri.

Jom sama2 join group ni.. Khas untuk sama2 kita share menu masing2..inshaAllah bermanfaat disana..TQ 1
Nak Join –> Klik Disini